Minggu, Juli 21, 2024
BerandaRiauListriki Pulau Terdepan, PLN Mulai Pembangunan SKUTM Batam - Pulau Nguan di...

Listriki Pulau Terdepan, PLN Mulai Pembangunan SKUTM Batam – Pulau Nguan di Kepulauan Riau

riautoday.com-Batam– PT PLN (Persero) sebagai BUMN yang bergerak dibidang ketenagalistrikan melakukan pembangunan saluran kabel udara tegangan menengah sepanjang 1,87 kilometer sirkuit (kms) bertegangan 20 kiloVolt (kV), yang akan menghubungkan Batam dan Pulau Nguan di Kepulauan Riau pada Rabu (03/04).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau & Kepulauan Riau (UIDRKR) Parulian Noviandri mengatakan pembangunan saluran udara ini bagian dari program untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Kepulauan Riau yang saat ini telah mencapai 99,47 %.

“Ke depan, listrik akan dipasok dari sistem kelistrikan PLN Batam melalui Saluran Kabel Udara Tegangan Menengah (SKUTM) sehingga warga di Pulau Nguan dapat menikmati listrik 24 jam yang andal dan berkualitas,” ujar Parulian.

Adapun, pasokan listrik Pulau Nguan sebelumnya menggunakan pembangkit listrik swadaya masyarakat dan hanya menyala 6 jam setiap harinya. Namun karena kendala operasional, pembangkit tersebut telah berhenti beroperasi.

Parulian menambahkan, sejalan dengan roadmap yang telah direncanakan, PLN siap membangun jaringan kabel yang dibentangkan sepanjang 1,87 kilometer sirkuit (kms) untuk menghadirkan listrik 24 jam bagi warga Pulau Nguan.

“PLN memiliki roadmap untuk mengembangan sistem kelistrikan di Kepulauan Riau. Pembangunan SUTM berisolasi dengan tegangan 20 kV di Pulau Nguan ini merupakan bagian dari rencana kerja tersebut,” kata Parulian.

Parulian menjelaskan dengan kondisi geografis dan infrastruktur yang terbatas tidak menyurutkan semangat petugas PLN untuk melaksanakan pembangunan kelistrikan bagi masyarakat.

“Pembangunan SKUTM di Pulau Nguan ini ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2024. PLN terus berkomitmen untuk terus menjangkau masyarakat di Tanah Air yang belum menikmati listrik sebagai upaya menciptakan masa depan yang lebih baik,” pungkas Parulian.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments